Tips 9 Kunci Praktis Bangun Super Team

SIGAPTIPS Jakarta – Apakah Anda pernah berharap bahwa Anda memiliki team yang SUPER TEAM di kantor anda ?

Pastinya sudah tentu kita berharap memiliki team yang SUPER TEAM dikantor kita, untuk menambah dan meningkatkan omzet dan profit perusahaan bahkan menjalankan bisnis kita mejadi “Fun” menyenangkan. Tapi memang tidak mudah seperti yang kita bayangkan, harus ada cara atau langkah yang mesti kita lakukan untuk membangun team menjadi SUPER TEAM.

Yohanes G Pauly adalah CEO Gratyo, beliau merupakan coach bisnis yang sudah berskala internasional dalam memberikan coaching di berbagai bidang bisnis kepada pelaku usaha, mulai dari pemilik usaha sampai dengan kalangan profesional. Berikut 9 (sembilan) langkah untuk membangun team menjadi SUPER TEAM :

1. Passionate Leadership

Langkah pertama untuk membangun SUPER TEAM disuatu perusahaan harus mempunyai seorang pemimpin yang dapat memimpin team nya dengan baik dan benar. Mampu memimpin dan menginspirasi semua karyawannya untuk mencapai tujuan dan juga hasil akhir yang baik. Seorang pemimpin mesti memilki Leadership Skill, Communication Skill dan Passion.

2. Common Purpose & Theme

Kemudian, kita harus memiliki tujuan umum dan tema untuk dapat meraih hasil yang terbaik menjadikan team lebih SUPER TEAM. Sebuah perusahaan harus memiliki visi, misi dan culture. sebagai contoh sebuah tema yang kita bisa dapat ambil diperusahaan besar dibidang otomotif yaitu Honda. Honda memiliki tema “One Heart” atau Unilever yaitu memiliki tema “Get More Out of Life”.

3. Right People, Right Place & Right Time

Right People, Right Place & Right Time artinya kita harus mengetahui dengan benar dan detail orang yang akan gabung dengan team kita dan juga kita harus tahu cara bagaimana kita harus merekrut seseorang dalam team kita. Kapan waktunya dan dimana kita menempatkan posisi orang tersebut dalam team kita. Agar kita tidak salah dalam menempatkan atau memposisikan orang tersebut. Kita bisa dapat menggunakan pendekatan dengan menggunakan tools yang dipakai oleh Gratyo dalam membaca karakter dan perilaku seseorang yaitu dengan metode DISC (Dominance, Influence, Steadiness dan Compliance).

4. Induction & Training

Kemudian, untuk membangun sebuah team menjadi SUPER TEAM, sebuah perusahaan harus menyiapkan team nya untuk dapat memberikan induksi atau training kepada teamnya baik kemampuan soft skill ataupun hard skill. Soft Skills contoh Leadership, Managerial Skills, coaching & conseling Skills, dan Motivation & Team Building Skil. Hard Skills contohya Marketing, Sales, dan Divisional Skills : System Flow, SOP dan lain sebagainya.

5. Cohesion

Cohesion artinya membangun situasi didalam team untuk membentuk team bergabung menjadi satu. Contohnya dengan adanya kegiatan Morning Briefing atau Sharing of the Week. Kemudian bisa juga dilakukan atau diterapkan kegiatan makan bareng bersama team disuatu tempat makan diluar kantor dijadwalkan satu hari dalam seminggu ada waktu khusus untuk itu.

6. To Achieve List

Apa artinya To Achieve List yaitu bagaimana cara team bisa berkumpul bersama untuk membuat rencana daftar target pencampaian terbaik. Salah satu nya kita memiliki kegiatan Weekly Marketing, Sales Meeting dan Weekly Production Meeting.

7. Rules of the Game

Selanjutnya, Rules of the Game yaitu adanya Rules/kebijakan atau ketentuan yang membuat team dapat menjadi Happy “senang” dalam menjalankan pekerjaannya. Sebagai contoh ketentuan umum dalam suatu perusahaan yaitu adanya kompensasi dan benefit : Job grading & Salary structure. Kemudian, Promosi/Demosi/Cross Management Rules dan Annual Bonus Rules.

8. Inter-Personal Alignment.

Inter-Personal Alignment yaitu bagaimana mereka memahami sebagai manusia, sehingga mereka dapat tampil secara individu atau bersama sebagai sebuah team. Idealnya dalam menjalankan Inter-Personal Alignment dilakukan setiap triwulan dengan melaporkan secara langsung. Contohnya carilah tiga hal apa saja yang menurut anda perlu ditingkatkan dari tim kita, sehingga kita bisa lebih senang bekerja bersama.

9. Performance & Development Plan

Langkah terakhir atau step kesembilan untuk dapat menjadi SUPER TEAM adalah Performance & Development Plan yaitu bagaimana menyelaraskan team dan mengerti aspirasi mereka dan bagaimana kita dapat memiliki rencana untuk mengembangkan team kita, sehingga mereka “happy” untuk  terus tumbuh dan berkembang bersama. Idealnya dalam melakukan Performance dan Development Plan dilakukan setiap periode semester (enam bulanan).

Demikian kami sampaikan penjelasan sederhana dari kami, bagaimana kita bisa memiliki team yang SUPER TEAM. Kesimpulannya adalah jika anda ingin memiliki team yang SUPER TEAM maka 9 (sembilan) langkah tersebut bisa menjadi kunci sukses dalam membangun team kita menjadi SUPER TEAM. Semoga bermanfaat.

 

Sumber Referensi :

– Yohanes G Pauly, Materi Training Seminar 9 Kunci Praktis Bangun Super Team.

[T.I]

Read More

Mencegah dan Menangani Cyber Crime yang Semakin Merajalela

SIGAPTIPS| Jakarta, Mungkin banyak di antara kita yang belum sadar, tapi, pelaku kejahatan dunia maya selalu mengincar calon korbannya. Termasuk mereka yang kelihatannya aman-aman saja ketika duduk di sofa ruangan. Karena, cyber crime nggak mengenal tempat dan waktu.

Di seluruh belahan dunia, terdapat 10 sampai 15 kasus cyber crime setiap detiknya. Wah, sungguh mengerikan, terlebih jika itu terjadi pada diri sendiri dan pelaku mencuri data atau aset penting untuk disalahgunakan.

Maka dari itu, perlu penanganan yang tepat untuk mencegah cyber crime terjadi pada pribadi. Berikut ini 12 langkah sederhana untuk menghindari dan menangani kejahatan di dunia maya.

1. Lindungi gadget, komputer atau perangkat lain yang digunakan

Lindungilah gadget atau perangkat lain yang ada, baik itu perlindungan untuk akses atau perlindungan terhadap data. Sehingga, orang lain nggak sewenang-wenang menggunakan dan melakukan hal-hal yang nggak kita sukai.

2. Jangan gunakan software bajakan

Gunakanlah peranti lunak resmi. Pasalnya, banyak malware yang tertanam dalam aplikasi bajakan. Karena itu, rekomendasinya adalah bermigrasi menggunakan aplikasi open source yang gratis supaya terhindar dari malware atau spyware.

Karena, biasanya yang nggak open source banyak yang bayar. Mengingat, orang Indonesia enggan keluar duit untuk beli software asli dan lebih memilih bajakan.

3. Pasang perangkat lunak keamanan yang up to date

Penting untuk perangkat lunak keamanan selalu terbarui. Hal itu akan memberikan redefinisi ancaman kejahatan cyber dan virus yang belum terdeteksi dalam versi security software sebelumnya.

4. Menggunakan data encryption

Misalnya, seperti Wi-Fi Protected Access 2 (WPA2) dan lain-lain pada jaringan lokal seperti LAN atau nirkabel di kantor atau rumah, sehingga komunikasi teks yang jelas nggak bisa disadap dan bisa mencegah akses yang nggak sah.

5. Selalu miliki sikap waspada

Waspada itu sangat perlu! Jangan langsung percaya dengan setiap email, telepon, website dan segala iklan yang bertebaran di internet. Memang kejahatannya dilakukan di dunia maya, tapi, di dunia nyata semua akibatnya nggak bisa di putar balik. Waspadalah!

6. Selalu periksa data bank dan data kartu kredit secara teratur

Sekarang ini, banyak data transaksi bank dikirim melalui email. Oleh karena itu, nggak ada salahnya untuk memeriksa transaksi secara teratur. Ini dilakukan supaya bisa dengan cepat mengetahui apakah ada transaksi yang nggak benar.

Jika menggunakan kartu kredit, bisa langsung menghubungi bank dan memblokirnya. Bisa juga mengajukan keluhan kepada bank supaya transaksi dibatalkan.

7. Rajin mengganti kata sandi

Jangan malas untuk mengganti kata sandi akun-akun yang penting secara berkala. Tapi, pastikan untuk menggunakan kombinasi karakter huruf, angka dan atau simbol yang rumit supaya nggak mudah dijebol.

8. Backup data-data secara rutin

Sebaiknya, pengguna memiliki salinan dokumen pribadi, baik itu dokumen seperti foto, musik, video atau yang lainnya. Ini dilakukan supaya data tetap selamat jika sewaktu-waktu ada pencurian data atau kesalahan dalam sistem perangkat yang digunakan.

9. Jangan sembarang membagikan info pribadi

Jaga supaya informasi pribadi nggak jatuh ke tangan yang nakal dan salah. Jika nggak terlalu penting-penting sekali, lebih baik jangan dimasukkan data-data pribadi yang penting ke dalam media sosial. Jika ingin membagikan, bagikan kepada orang terpecaya, jangan cuman orang terdekat saja. Karena, orang terdekat belum tentu orang yang terpercaya.

Dan jangan cuman karena alasan supaya banyak teman, lantas memasukkan semua data pribadi ke media sosial. Itu adalah kesalahan fatal.

10. Abaikan lampiran surat elektronik dan URL yang terindikasi mencurigakan

Selain mengabaikan lampiran email dan URL / alamat web yang mencurigakan, jangan hiraukan juga postingan-postingan aneh yang banyak bergentayangan di media sosial. Kecerobohan cuman akan merugikan diri-sendiri.

11. Jangan langsung tergiur, gunakan waktu untuk berpikir lebih panjang dan matang

Misal, ketika ada tawaran menarik berupa free merchandise atau online sale, jangan terburu-buru mengambil keputusan. Santai saja dan pelajari apa yang mereka tawarkan.

12. Laporkan ke pihak yang berwenang

Faktanya, masih banyak kasus kejahatan cyber yang nggak dilaporkan. Tapi, mulai sekarang jangan ragu untuk melaporkannya kepada pihak berwenang. Khususnya, untuk hal-hal yang berkaitan dengan eksploitasi seksual, pemerasan, penindasan dan pencurian identitas. [RYU]

“Jagalah diri dari kejahatan dunia maya layaknya di dunia nyata!!”

 

Read More

5 Tips Gunakan Media Sosial dengan Aman

 

SIGAPTIPS Jakarta – Berawal dari mengikuti acara seminar “Talkie Walkie Talk” di salah satu gedung auditorium  Jakarta diawal Februari 2019 beberapa hari lalu, mengenai “Crime prevention as our lifestyle”.

Dimana seminar tersebut sangat luar biasa, menarik dan semakin menambah wawasan pengetahuan dalam menyikapi dan bagaimana mencegah tindak kejahatan yang mungkin akan terjadi pada setiap orang bahkan diri kita. Seperti apa yang disampaikan oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri, Bapak Komjen.Pol. Drs. Moechgiyarto, S.H., M.Hum pada acara seminar tersebut. Beliau mengatakan bahwa, Pencegahan kejahatan sebagai bagian dari gaya hidup kita sehari-hari, “Crime prevention as our lifestyle “. Artinya tindakan-tindakan pencegahan kejahatan itu lebih baik dan harus menjadi bagian dari gaya hidup kita dari pada tindakan penegakkan hukum, menurut beliau.

Untuk itu sangat perlu kita untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian kita terhadap potensi bahaya yang mungkin terjadi kepada kita khususnya dalam menggunakan bermedia sosial. Berikut di bawah ini 5 Tips Gunakan Media Sosial dengan Aman yaitu :

1. Lindungi informasi pribadi

Saat mengunggah sesuatu lewat media sosial, kita harus ingat bahwa informasi tersebut dapat tersebar dengan luas. Sebaiknya kita tidak sembarangan mengunggah informasi pribadi atau lokasi kita berada untuk menghindari peretasan yang mengincar data pribadi. Alamat lengkap rumah, nomor telepon sebaiknya tidak ditampilkan dan bisa dilihat publik. Jika memang penting, maka kita bisa mengatur pengaturan privasi agar hanya teman atau orang-orang yang kita kenal saja yang bisa mengetahuinya.

2. Selektif memilih teman

Tak hanya di dunia nyata saja kita harus selektif memilih teman tapi juga buat pergaulan di dunia maya. Jangan sembarangan mengonfirmasi pertemanan atau menambahkan teman di media sosial tanpa melihat dulu profil lengkapnya. Kita harus waspada pada akun-akun yang bisa saja menyebarkan tautan tertentu ketika sudah berteman di media sosial. Ada banyak tautan yang ketika kita kunjungi ternyata mengarahkan pada virus untuk mencuri data pribadi atau merusak akun kita.

3. Perkuat kata kunci (password)

Salah satu cara untuk meningkatkan perlindungan akun media sosial adalah dengan memperkuat kata kunci. Kita bisa mengganti kata sandi secara berkala atau menggunakan kombinasi angka atau huruf yang unik dan tidak mudah tertebak. Juga sebaiknya tidak menggunakan sandi yang sama pada setiap media sosial yang kita miliki. Hal ini untuk menghindari peretasan semua akun media sosial jika salah satunya berhasil diretas.

4. Perhatikan etika

Sudah banyak kasus yang membuat seseorang berurusan dengan hukum akibat unggahannya di media sosial. Kata-kata kasar, kemarahan, unggahan yang menyinggung SARA, merusak nama baik orang lain dapat dengan mudah diperkarakan jika kita tidak berhati-hati. Informasi dari media sosial dapat cepat menyebar dan menjadi konsumsi publik. Jadi, sebaiknya pikirkan dulu dengan baik sebelum kita mengunggah apapun ke media sosial.

5. Jangan mudah membagikan tautan

Meski terkadang ingin membagikan sebuah tautan karena tertarik atau bertujuan untuk disimpan sendiri, sebaiknya kita juga tidak sembarangan melakukannya. Jangan terlalu mudah terprovokasi membagikan sebuah informasi dari tautan tertentu jika belum mengatahui kebenarannya. Bisa-bisa kita jadi penyebar berita hoax. Tempatkan orang lain seperti diri sendiri, kita pasti sebal jika lini masa media sosial kita banyak tautan provokatif atau berita hoax. [TI]

Read More

Tips menghindari kejahatan di lingkungan tempat tinggal

SIGAPTIPS Jakarta – Saat ini kejahatan bisa terjadi dimana saja, dan menyerang siapa saja. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu kewaspadaan dan kemampuan menjaga diri. Kita tidak bisa lagi sekadar bisa berharap tidak akan terjadi sesuatu yang membahayakan, atau mempersenjatai diri dengan ilmu bela diri. Bila memungkinkan, ubah sikap kita yang tanpa kita sadari membuat diri kita lengah.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ( HUT ) Satpam ke 38, pada tanggal 7 Februari 2019 Mabes Polri bekerja sama dengan IACPP ( International Association of Crime Prevention Practitioners ) bertempat di Perguruan Tinggi Akademi Polisi ( PTIK ) yang bertajuk Talkie Walkie TalkCrime Prevention As Our Lifestyle”. Salah satu narasumber yang hadir adalah Baruno Sapto Subroto, MA, M.Sc, ISPS, CI, PNLP, CCPS, CATS, MCCI selaku Secretary of ICPP memberikan beberapa tips agar dapat menghindari tindak kejahatan khususnya pada lingkungan sekitar tempat tinggal diantaranya sebagai berikut :

1. Amati keadaan di sekeliling Anda, dan jangan biarkan pikiran Anda kosong

Waspada, dan waspada, menjadi kata kuncinya. Anda mungkin pernah mendengar bagaimana pelaku kejahatan yang menggunakan cara hipnotis menguasai korbannya? Mereka dikuasai ketika pikiran mereka sedang kosong atau tidak konsentrasi. Bahkan pelaku kejahatan saat ini bisa melancarkan aksinya hanya melalui telepon. Ketika Anda begitu terpaku pada tumpukan pekerjaan di meja kerja, atau pada suatu aktivitas tertentu, Anda tak sadar bahwa Anda menjadi lengah. Saat itulah pelaku kejahatan beraksi.

2. Pastikan kunci rumah masih berfungsi dengan baik

Pastikan pintu atau jendela rumah dilengkapi selot atau kunci yang masih baik, tidak berkarat sehingga mudah dijebol. Bila pintu dan jendela terkunci rapat, tak akan ada orang yang mudah keluar-masuk dengan melompati jendela, misalnya. Bila mungkin, pasang perangkat keamanan yang mudah di-install di kusen jendela untuk perlindungan ekstra. Memasang teralis di pintu dan jendela juga akan membantu.

3. Kenali tetangga Anda ( Neighborhood Watch Program )

Inilah gunanya bersosialisasi dengan tetangga, anda akan tahu masalah apa yang sedang terjadi di lingkungan perumahan Anda, misalnya soal pencurian yang sedang sering terjadi. Dengan bersosialisasi, Anda juga akan berbagi informasi mengenai cara menghindarinya. Bila memang sering terjadi pencurian, jangan ragu melaporkan pada pengembang perumahan. Tak jarang pengembang perumahan memberikan pengamanan ekstra ketika ada laporan resmi dari warganya. Ketika suatu kelompok berusaha mengatasi masalah semacam ini bersama-sama, pengaruhnya pun akan lebih besar daripada jika Anda berjuang sendiri.

4. Jangan terlalu percaya pada tamu yang tak dikenal

Anda sering mendengar cerita-cerita tentang seseorang yang mengetuk rumah dan mengatakan diminta kenalan Anda untuk mengambil barang atau membayar sesuatu. Tetapi ketika tamu semacam ini datang ke rumah Anda, Anda sedang lengah dan memercayainya begitu saja. Saat ini, tidak sulit bagi seseorang untuk mendapatkan seragam petugas tertentu. Atribut semacam ini menjadi cara yang sempurna untuk memasuki sebuah rumah tanpa dicurigai. [WTI]

Read More

Tips Pencegahan Kejahatan Di Lingkungan Perumahan

SIGAPTIPS Jakarta – “Kejahatan merupakan perbuatan yang melanggar hukum / hal-hal yang memang di larang oleh peraturan maupun undang-undang. Kejahatan bisa menimpa siapapun serta dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Setelah terjadi biasanya masyarakat baru bereaksi dan menganalisa, kenapa bisa terjadi. Untuk mengurangi tingkat kejahatan sebenarnya bisa dilakukan strategi melalui analisis Potensi Gangguan (PH), Ambang Gangguan (AG) dan Gangguan Nyata (GN) yg perlu di tindaklanjuti dengan Pemetaan dan pengelompokan Potensi Masyarakat dan Kegiatan-kegiatan langsung / nyata secara bersama Antara lain pengintaian, razia, komunikasi, pembentukan satuan petugas lingkungan dll. (sumber : paparan Kabaharkam Mabes Polri)”.

Bagaimana pencegahan kejahatan di lingkungan perumahan? Hal-hal apa yang bisa dilakukan sehingga menumbuh kembangkan rasa kepedulian terhadap pencegahan kejahatan di lingkungan sekitar kita (sense of security awareness)? Sehingga nantinya menjadi suatu kebiasaan bahkan gaya hidup yg diperlukan di jaman sekarang. Mengapa ini sangat diperlukan, karena pelaku tindak kejahatan hanya memerlukan waktu yang sedikit (sempit) untuk melakukannya. Kadang tidak diniatkan oleh pelaku tetapi karena ada kesempatan dan peluang maka pelaku kejahatan melakukan kejahatan tersebut.

Sebagai individu (keluarga) yang tinggal di sebuah lingkungan perumahan, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kejahatan antara lain:

1. Mengenali pengurus RT/RW, tokoh masyarakat dan orang-orang penting yang tinggal di lingkungan perumahan kita. Serta minimal kita mengenal dan mengetahui tetangga kiri kanan depan belakang (kalo ada) siapa namanya, siapa anggota keluarga (anak, istri, suami) à dengan mengenal dan mengetahui jika ada potensi gangguan kejahatan kita tau harus berkoordinasi dengan siapa. Atau kalau ada orang-orang yang tidak dikenal di lingkungan kita bisa waspada dan berkoordinasi.

2. Mempelajari kondisi lingkungan tempat dimana kita tinggal agar kita dapat mempelajari dan mengantisipasi jika terjadi ganguan kejahatan seperti akses pintu masuk dan keluar perumahan, bangunan/lokasi yang menjadi pusat berkumpulnya orang, hal lainnya.

3. Membangun kebiasaan untuk selalu menjaga rumah kita sendiri dengan mengunci pintu (jangan lupa / kunci tertinggal ditempatnya), menutup horden dan membuka pintu/horden seperlunya agar tidak menarik perhatian orang lewat yang melihat atau memicu pelaku kejahatan melakukan operasinya.

4. Bila ada biaya memasang alat-alat atau perlengkapan penunjang untuk keamanan rumah.

5. Melakukan setting up neighborhood watch program, membuat dan lakukan kegiatan rutin secara bersama-sama dengan tetangga kita untuk saling mengingatkan dan aktivitas pencegahan seperti

  • membentuk team satuan pengamanan
  • lakukan ronda bersama
  • berbagi info melalui media komunikasi yang ada / disepakati oleh warga tentang kondisi lingkungan secara rutin.
  • Pertemuan rutin formal / informal
  • Lakukan positive loitering (berkeliaran secara beraturan)

6. Berkomunikasi dengan Petugas Keamanan yang berwenang di lingkungan (Bimas, kepolisian setempat) bila diperlukan.

7. Mencatat nomor telpon penting terdekat spt. Kantor polisi, petugas pemadam kebakaran dll.

Pada prinsipnya untuk dapat mengurangi tindak kejahatan kita perlu melakukan pencegahan dan memutus mata rantai proses terjadinya kejahatan itu sendiri. Dengan melakukan pencegahan-pencegahan yang di perlukan akan mempersempit ruang gerak dari pelaku kejahatan untuk bertindak.

Kegiatan ini pelu di sosialisaikan kepada setiap warga penghuni tempat tinggal agar nantinya pencegahan kejahatan menjadi suatu kebiasaan dan gaya hidup yang memang diperlukan. Keamanan dan kenyamanan rumah dan lingkungan tinggal merupakan tanggung jawab kita sendiri seperti halnya kita bertanggung jawab kepada diri kita atas perilaku yang biasa kita lakukan. Bukan menjadi tanggung jawab petugas keamanan lingkungan semata. Mereka hanya pelengkap untuk membantu kita dalam menjaga asset kita yaitu rumah dan keluarga kita. [TMN]

Read More

Info Human Capital – Aplikasi Mobile JKN

SIGAPNEWS| Jakarta – Buat anda pengguna BPJS Kesehatan, sekarang gak perlu khawatir lagi. Kini sudah hadir aplikasi Mobile JKN dan sudah dapat kamu unduh di PlayStore. Sebagai warga negara yang baik dan terdaftar di BPJS, aplikasi ini sangat bermanfaat. Seperti apa tampilannya? Simak informasinya dibawah ini.

 

[pdf-embedder url=”http://sigap.com/wp-content/uploads/2019/01/JKN-Mobile.pdf” title=”JKN Mobile”]

Read More

Info Human Capital – BPJS Kesehatan

SIGAPNEWS| Jakarta – BPJS kesehatan putus kerjasama dengan puluhan rumah sakit? Lantas bagaimana dengan pelayanan BPJS yang selama ini dapat kita gunakan? Yuk kita lihat Q&A dibawah ini.

[pdf-embedder url=”http://sigap.com/wp-content/uploads/2019/01/INFO-HC1.pdf” title=”INFO HC#1″]

Read More

Gedung SIGAP ‘terbakar’, Puluhan Karyawan Berhamburan

Jakarta, Sigap.com – Puluhan karyawan PT Sigap Prima Astrea berhamburan keluar gedung setelah alarm kebakaran terdengar. Suasana makin heboh karena suara alarm dibarengi dengan asap dan bau terbakar yang mulai tercium.

Security PT Sigap Prima Astrea dengan sigap memandu seluruh karyawan agar segera keluar dari gedung dan memastikan tidak ada karyawan tertinggal didalam gedung. Karyawan yang sudah berada di luar gedung segera menuju titik evakuasi yang berada tidak jauh dari halaman Kantor Sigap.

Rangkaian tersebut merupakan simulasi kebakaran yang dilakukan oleh tim K3 PT Sigap Prima Astrea sebagai upaya melatih para karyawannya untuk sigap ketika peristiwa kebakaran terjadi di tempat kerjanya.

“Ini bagian dari sistem pengamanan gedung PT Sigap Prima Astrea, khususnya terkait pemadaman kebakaran gedung”. Ujar salah satu tim K3 Sigap Agus Ambang Riadi.

Masih dalam rangkaian simulasi kebakaran, acara dilanjutkan dengan simulasi pemadaman api yang dilakukan oleh tim K3 PT Sigap Prima Astrea.

Presiden Direktur PT Sigap Prima Astrea Agust Pramono yang juga ikut dalam simulasi ini mengapreasiasi kegiatan tersebut. “Plan for the best, but prepare for the worst” ujar Agust Pramono

 

Read More